Belajar Matematika Makin Asyik dengan Google Classsroom dan Quizz

Kebijakan belajar mengajar saat pandemi covid 19 berlangsung yaitu sistem belajar dari rumah (Learn From Home). Banyak  aplikasi yang digunakan misalnya melalui aplikasi MO365, Google Form, Edmodo, Quizzis, via wa, youtube. Guru dan satuan pendidikan pasti punya target untuk pembelajaran dalam kelas. Guru juga memiliki  harapan anak-anak  tetap belajar sesuai jadwal dengan lebih fleksibel namun tetap terarah.

Keterbatasan sarana dan prasarana tentunya juga salah satu benturan pada belajar sistem daring ini, belum lagi kuota data. Tak apa-apa, ini di luar perkiraan, di luar keadaan, kondisi yang tak bisa dipaksakan. Kembali pada orang tua dalam mengusahakan namun juga tak bisa dipaksakan karena keadaan ekonomi setiap orang berbeda.

Belum lagi fungsi kontrol orang tua di lingkungan rumah tentunya berbeda-beda. Belum banyak dari masyarakat kita cukup bertanggung jawab untuk memenuhi target belajar tanpa ada tagihan tertentu yang diberikan guru. jangan bayangkan daring dengan kesadaran tiap anak pribadi untuk belajar. kita semua masih belajar untuk menerapkan sistem ini. Harapannya siswa dapat belajar mandiri, bereksplorasi sendiri dan berkembang sesuai lingkungannya, namun tak bisa dipungkiri mereka masih membutuhkan stimulus untuk melakukan itu. Reward dan punishment tetap berlaku walau pembelajaran dilakukan secara daring. (www.kompasiana.com pada tanggal 31 Maret 2020)

Kondisi yang tidak biasa termasuk dalam kegiatan belajar mengajar membuat saya sebagai seorang guru harus berfikir kreatif dan inovatif, untuk membuat siswa tetap semangat belajar meski harus belajar dari rumah. Mungkin di beberapa sekolah pembelajaran interaktif dan inovatif dari rumah sudah biasa dilakukan, tetapi di SMA Negeri 1 Karangreja belumlah demikian. Namun, karena kondisi akhirnya meskipun awalnya terpaksa tetapi harus mulai dibiasakan termasuk saya. Saya pun harus banyak belajar sostem aplikasi belajar online dengan cepat dan harus segera diterapkan. Untungnya banyak pelatihan online yang bias saya ikuti dan salah satunya adalah Google Classroom dan membuat soal online dengan aplikasi Quizz. Akhirnya saya terapkan pembelajaran daring lewat aplikasi Google Classroom dan Quizz. Pembelajaran ini saya terapkan saat saya mengampu kelas XII di SMA Negeri 1 Karangreja.

Banyak hikmah yang dapat kita ambil dengan ujian pandemi covid 19 ini, termasuk dalam kegiatan belajar mengajar. Baik siswa atau guru diposisikan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang tidak seperti biasanya. Karena saat pandemic terjadi aktvitas kelas XII sudah tidak ada materi. Saya pun gunakan untuk pembahasan soal latihan UN dan UTBK. Saya buat kelas Matematika di Google Calssroom kemudian saya share kode kelas saya lewat grup Whatsap masing-masiong kelas untuk siswa join dengan kelas saya.

Sesuatu yang tidak biasa disambut dengan begitu semangat. Siswa yang semangat belajarpun segera merespon. Mereka langsung join kelas. Meski tidak 100% siswa dapat join kelas, tetapi  paling tidak diatas 80% siswa dapat mengikuti. Saya pun memaklumi bagi siswa yang tidak dapat join karena alas an tertentu, diantaranya kuota habis dan sinyal tidak mendukung. Mereka yang tidak mengikuti kelas, masih bias berkomunikasi lewat wa saat kondisi sudah memungkinkan, saat kuota dan sinyal tersedia.

Untuk  memicu semangat anak, saya gunakan pre-test dengan menggunakan aplikasi Quizz. Siswa yang berada pada posisi 3 teratas, saya berikan hadiah kuota yang bisa mereka gunakan untuk pembelajaran online. Siswa pun semakin antusias dengan reward tersebut. Pembiasaan reward kuota sudah saya jalankan sebelum pandemic covid 19 berlangsung. Setiap anak yang memperoleh nilai 100 pada test yang saya lakukan, pasti mereka mendapat reward kuota. Meski tidak banyak tetapi hal tersebut sudah menambah motivasi tersendiri buat siswa.

Meski pembelajaran dengan Google Calssroom dan Quizz baru saya terapkan dalam waktu singkat, hamper 1 bulan tetapi sudah terlihat efeknya. Motivasi siswa semakin meningkat. Setelah pandemi covid 19 selesai, saya berencana untuk menerapkan pembelajaran interaktif dan inovatif untuk tetap memotivasi belajar Matematika siswa SMA Negeri 1 Karangreja.

Penulis : Inayah, S.Pd. (Guru Matematika)

Editor : HBN